Maksud hati menasehati..
Atau diskusi masalah syar'i..
Walau ngerasa udah pintar jaga "diri"..
Malah kena virus merah hati..
Masih mending kalau segera dinikahi..
kalau malah jadi pacaran sembunyi2??
bisa jadi futur jama'i..
belum cukupkah contoh2 yang sudah banyak terjadi??
wahai akhi wahai ukhti??
sudahlah jangan lagi merusak hati..
jaga baik2 untuk suami dan istri nanti..
tak perlu banyak basa basi, dan malu memperbaiki..
Jangan lalu jadikan ta'aruf alasan basi..
Karena yang sudah di khitbah-pun belum tentu jadi..
Lebih baik jaga hati, insya الله aman sampai dinikahi..
Saya bicara begini, bukan karena saya orang suci..
Bukan juga karena saya sok menasehati..
Hanya memperingatkan karena saya-pun pernah mengalami..
Yang lemah hati,
Tiara Ummu Urwah Alkatiri
(Maksa.com):D
Yogya, 6 july 2010. 8.00AM
Monday, July 5, 2010
Friday, May 21, 2010
Wahai Hati..
Wahai hati..
Apalagi yang kau cari..
Di dunia yang tak abadi..
Kalau bukan ridho dari Yang Maha Tinggi?
Wahai hati..
Apakah kau buta dan tuli?
Saat hujjah sudah kau lihat, dengar dan renungi..
Kenapa tak kunjung kau benahi diri?
Wahai hati..
Apa kau fikir kau takkan mati?
Jika nafsu selalu saja kau turuti..
Jika cinta dunia merajai diri..
Padahal kau tau kau sungguh lemah tak berarti di semesta-Nya yg maha luas ini..
Wahai hati..
Segeralah kembali..
Meniti jalan suci, indah, nan berduri..
Jalan yang pernah di tempuh para sahabat Nabi رضي الله عنهم
Jalan menuju Islam yang murni..
Tanpa Bid'ah, Khurafat, dan ritual tak syar'i..
Wahai hati..
Mungkin kebenaran tak selalu seindah mimpi..
Menggenggamnya seperti menggenggam bara api..
Tapi perlu kau ketahui..
Jika kau ikhlas dan berniat suci..
walau terasing dan dibenci..
Semoga ridho Illahi kan kau temui..
Hingga Ruh terpisah dari diri..
Dan kau dapati Jannatul Firdausy..
آمِّينَ
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
written for me, myself and I.. :)
Jogja, 22nd of May 2010, 11.05am
© ˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚ ©
Apalagi yang kau cari..
Di dunia yang tak abadi..
Kalau bukan ridho dari Yang Maha Tinggi?
Wahai hati..
Apakah kau buta dan tuli?
Saat hujjah sudah kau lihat, dengar dan renungi..
Kenapa tak kunjung kau benahi diri?
Wahai hati..
Apa kau fikir kau takkan mati?
Jika nafsu selalu saja kau turuti..
Jika cinta dunia merajai diri..
Padahal kau tau kau sungguh lemah tak berarti di semesta-Nya yg maha luas ini..
Wahai hati..
Segeralah kembali..
Meniti jalan suci, indah, nan berduri..
Jalan yang pernah di tempuh para sahabat Nabi رضي الله عنهم
Jalan menuju Islam yang murni..
Tanpa Bid'ah, Khurafat, dan ritual tak syar'i..
Wahai hati..
Mungkin kebenaran tak selalu seindah mimpi..
Menggenggamnya seperti menggenggam bara api..
Tapi perlu kau ketahui..
Jika kau ikhlas dan berniat suci..
walau terasing dan dibenci..
Semoga ridho Illahi kan kau temui..
Hingga Ruh terpisah dari diri..
Dan kau dapati Jannatul Firdausy..
آمِّينَ
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
written for me, myself and I.. :)
Jogja, 22nd of May 2010, 11.05am
© ˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚ ©
Tuesday, May 11, 2010
yes darling.. that's life..!
Everything happened for a reason..
Even when u find no explanation..
At least u get something to learn..
The highs..
The lows..
The different colours of life..
I've been through them all..
and I'm still here..
Standing with my head held high..
There are unexplainable things..
Things we can't change..
Things we can't stop..
Things we can't predict..
The things we called destiny..
It's a path chosen for u even before u were born!
U have to walk on it..
There will be no way to escape..
U asked.. What's the point of this?
Life is a test.. We have to pass it..
Life is a bridge.. We have to cross it..
It doesn't really matter whether ur path is covered with rose petals or sharp thorns..
The pain..
The bitter cold..
The fragrance of flowers..
The cool relaxing breeze..
The smile..
The tears..
The laughters..
They're part of ur journey..
They'll be ur friend in every step u take.. Whether u like it or not :)
yes darling.. that's life!
Chin up girl...! I know u can make it!!
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
a poem dedicated to Deemitri a.k.a Deedee agustina
Jakarta, 1st of march 2010
03.00 AM wib (GMT+7)
˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚
Even when u find no explanation..
At least u get something to learn..
The highs..
The lows..
The different colours of life..
I've been through them all..
and I'm still here..
Standing with my head held high..
There are unexplainable things..
Things we can't change..
Things we can't stop..
Things we can't predict..
The things we called destiny..
It's a path chosen for u even before u were born!
U have to walk on it..
There will be no way to escape..
U asked.. What's the point of this?
Life is a test.. We have to pass it..
Life is a bridge.. We have to cross it..
It doesn't really matter whether ur path is covered with rose petals or sharp thorns..
The pain..
The bitter cold..
The fragrance of flowers..
The cool relaxing breeze..
The smile..
The tears..
The laughters..
They're part of ur journey..
They'll be ur friend in every step u take.. Whether u like it or not :)
yes darling.. that's life!
Chin up girl...! I know u can make it!!
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
a poem dedicated to Deemitri a.k.a Deedee agustina
Jakarta, 1st of march 2010
03.00 AM wib (GMT+7)
˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚
Be Positive!
sometimes, beautiful flower doesn't smell good..
sometimes, the dark clouds don't bring raindrops..
sometimes, the thorns hide wonderful things underneath..
sometimes, our expectations are FAR from reality..
sad.. but that's LIFE..!
we don't always get what we WANT!
but remember one thing..
we ought to be grateful.. because ALLAH knows what we NEED.. and HE provides everything we NEED..
they might seem ugly, painful, bad, and whatever! but there's always lessons behind them.. and these lessons are the things that we need..
they teach us how to survive..
how to face unkind days..
how to solve problems..
how to live our life!
why do we have to suffer just to learn those lessons? because surviving an easy, wonderful, flawless, and perfect days are easy...
It's the bad days that are hard to pass.. That's why we need lots of practice! lol
Just be positive! In whatever situation u are now..
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
dedicated to me, myself, and I
Jogjakarta, 15th of March 2010
Menjelang maghrib
°◦Tiara Ummu Urwah◦°
sometimes, the dark clouds don't bring raindrops..
sometimes, the thorns hide wonderful things underneath..
sometimes, our expectations are FAR from reality..
sad.. but that's LIFE..!
we don't always get what we WANT!
but remember one thing..
we ought to be grateful.. because ALLAH knows what we NEED.. and HE provides everything we NEED..
they might seem ugly, painful, bad, and whatever! but there's always lessons behind them.. and these lessons are the things that we need..
they teach us how to survive..
how to face unkind days..
how to solve problems..
how to live our life!
why do we have to suffer just to learn those lessons? because surviving an easy, wonderful, flawless, and perfect days are easy...
It's the bad days that are hard to pass.. That's why we need lots of practice! lol
Just be positive! In whatever situation u are now..
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
dedicated to me, myself, and I
Jogjakarta, 15th of March 2010
Menjelang maghrib
°◦Tiara Ummu Urwah◦°
How It Feels Like??
Hey you!
Yes, you!
The one who is wondering if this poem is written for you..
How it feels like to have a garden with a flock of chirping birds in it?
It must be cheerful and "alive" there.
Mine is quite.. Peaceful and full of heart shaped chocolates in different colours.. I love it here.. Eventhough sometimes it gets too quite..
And when it gets too quite, I remember you.. And again, I start wondering.. How it feels like to have a garden with a flock of chirping birds in it?
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
Gedong Kuning, Jogja
3rd of April 2010, menjelang maghrib.
˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚
Yes, you!
The one who is wondering if this poem is written for you..
How it feels like to have a garden with a flock of chirping birds in it?
It must be cheerful and "alive" there.
Mine is quite.. Peaceful and full of heart shaped chocolates in different colours.. I love it here.. Eventhough sometimes it gets too quite..
And when it gets too quite, I remember you.. And again, I start wondering.. How it feels like to have a garden with a flock of chirping birds in it?
☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀
Gedong Kuning, Jogja
3rd of April 2010, menjelang maghrib.
˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚
Saturday, April 24, 2010
Memories
mengharu biru..
menatap kosong pada langit gemerlap..
menahan sesak yang kadang masih terasa..
setelah memunguti remah kenangan yg hampir tersapu angin..
menyusun puzzle realita yang berserakan..
memutar ulang dialog hati..
hanya untuk menjaring hikmah yg mungkin ada..
tanpa niat menggugat..
apalagi menyesali.. :)
karena semua..
adalah kehendak-NYA
Jakarta, 04.23 WIB
25th of April 2010
© ˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚ ©
menatap kosong pada langit gemerlap..
menahan sesak yang kadang masih terasa..
setelah memunguti remah kenangan yg hampir tersapu angin..
menyusun puzzle realita yang berserakan..
memutar ulang dialog hati..
hanya untuk menjaring hikmah yg mungkin ada..
tanpa niat menggugat..
apalagi menyesali.. :)
karena semua..
adalah kehendak-NYA
Jakarta, 04.23 WIB
25th of April 2010
© ˚°◦Tiara Ummu Urwah◦°˚ ©
Monday, January 4, 2010
a poem for my bestest friend
masih jelas di ingatan, suasana kotamu hampir 2tahun lalu..
pantai dan barisan bukit yang memagarinya.. savana hijau yang luas.. serta kekokohan masjid agung yang berdiri kontras dengan alam di sekitarnya..
apakah sekarang semua masih sama? ah.. ingin ku kesana lagi.. menikmati alam dan memunguti remah kenangan yang tersisa..
kenangan yang mengajariku arti seorang sahabat sejati.. yang mengajariku untuk melihat hidup dari sisi yang seringkali dilupakan banyak orang.. yang mengajariku bersyukur karena pernah memiliki seorang sahabat sepertimu..
sahabat yang selalu ada walaupun tak selalu dekat.. sahabat yang memaklumi kekhilafanku.. sahabat yang tak menghakimi.. dan yang selalu mengingatkanku untuk tetap istiqomah di jalan-NYA..
Key.. hari ini kau pergi menghadapNYA..
tak banyak yang bisa ku beri untukmu selain do'a.. semoga Allah menerima segala ibadahmu dan mengampuni segala khilafmu.. amiin
I'm gonna miss u key.. T.T
Dedicated to ♥key♥ -rahimahallah-
tiara ©
Jakarta, december 12, 2009
11.20wib
pantai dan barisan bukit yang memagarinya.. savana hijau yang luas.. serta kekokohan masjid agung yang berdiri kontras dengan alam di sekitarnya..
apakah sekarang semua masih sama? ah.. ingin ku kesana lagi.. menikmati alam dan memunguti remah kenangan yang tersisa..
kenangan yang mengajariku arti seorang sahabat sejati.. yang mengajariku untuk melihat hidup dari sisi yang seringkali dilupakan banyak orang.. yang mengajariku bersyukur karena pernah memiliki seorang sahabat sepertimu..
sahabat yang selalu ada walaupun tak selalu dekat.. sahabat yang memaklumi kekhilafanku.. sahabat yang tak menghakimi.. dan yang selalu mengingatkanku untuk tetap istiqomah di jalan-NYA..
Key.. hari ini kau pergi menghadapNYA..
tak banyak yang bisa ku beri untukmu selain do'a.. semoga Allah menerima segala ibadahmu dan mengampuni segala khilafmu.. amiin
I'm gonna miss u key.. T.T
Dedicated to ♥key♥ -rahimahallah-
tiara ©
Jakarta, december 12, 2009
11.20wib
Pagi Kelabu
awan mendung menggantung malas dilangit pagi..
anginpun terdiam saja..
tapi dingin tetap menusuk..
sedangkan mentari? ah.. ntah dia kemana..
tak ingin ku menanyakan kemana perginya..
dia yang selalu merekahkan senyum si bunga matahari..
dia yang biasanya setia menerangi hati..
biar saja..
toh, bila benar cinta, dia akan kembali..
menghangatkan pagi.. dan menyinari hari..
I'm gonna miss u dear sunshine..
- tiara ©
20th of December 2009
anginpun terdiam saja..
tapi dingin tetap menusuk..
sedangkan mentari? ah.. ntah dia kemana..
tak ingin ku menanyakan kemana perginya..
dia yang selalu merekahkan senyum si bunga matahari..
dia yang biasanya setia menerangi hati..
biar saja..
toh, bila benar cinta, dia akan kembali..
menghangatkan pagi.. dan menyinari hari..
I'm gonna miss u dear sunshine..
- tiara ©
20th of December 2009
for a beloved friend...
dulu kau bertanya.. kenapa aku berteman denganmu? dengan seseorang "seperti"mu?
sungguh aku tidak mengerti, apa yang salah dengan pertemanan kita? kau teman yang baik.. seseorang yang pada dasarnya berhati baik.. sungguh baik..
hanya saja, hidayah Allah belum turun kepadamu teman.. sehingga segala kebaikanmu tertutup oleh penampilan yang "urak2an".. dan penampilanmu itu yang membuat "mereka (orang2 sepertiku)" menghakimi mu.. seolah-olah kau seorang pendosa.. seolah-olah kau najis (seperti yang kau ceritakan padaku)
heran ku dibuatnya? padahal mereka sudah hafal benar.. bahwa seharusnya kemaksiatannya yang harus mereka benci, bukan si pelaku.. tapi kenyataannya?? menoleh padamu saja mereka tak sudi..
subhanallaah.. maafkan mereka wahai temanku yang sungguh baik.. benar katamu, penampilan tak selalu menunjukan keadaan hati sesungguhnya..
tapi.. ingatlah 1 hal.. keadaan dan sikap individu2 yang menisbatkan diri pada kebenaran, tidak menggambarkan kebenaran itu sendiri..
kebenaran adalah kebenaran, walaupun banyak orang yang mengusung benderanya berbuat salah.. kebenaran tetaplah benar..
jangan kau berkecil hati atau merasa lelah untuk memperbaiki diri wahai teman.. semua manusia itu berdosa.. tapi ada yang bertaubat dan terus melakukan perbaikan, dan ada pula yang tidak dan diam terkubur dalam dosanya.. ada pula yang sudah merasa suci sampai menganggap dirinya sudah tak punya salah lagi, sudah lupa "memanusiakan" dirinya.. sekarang kita pilih yang mana?
jangan bosan hadir di majelis ilm.. walaupun kau nampak beda..
karena dulunya pun, "kami" sama sepertimu (yup, bahkan mereka yang memberimu tatapan sinis).. lalu berproses.. menjadi lebih baik insya Allah..
with lots of love.. dedicated to miss purple :)
-tiara..
20th of December 2009
sungguh aku tidak mengerti, apa yang salah dengan pertemanan kita? kau teman yang baik.. seseorang yang pada dasarnya berhati baik.. sungguh baik..
hanya saja, hidayah Allah belum turun kepadamu teman.. sehingga segala kebaikanmu tertutup oleh penampilan yang "urak2an".. dan penampilanmu itu yang membuat "mereka (orang2 sepertiku)" menghakimi mu.. seolah-olah kau seorang pendosa.. seolah-olah kau najis (seperti yang kau ceritakan padaku)
heran ku dibuatnya? padahal mereka sudah hafal benar.. bahwa seharusnya kemaksiatannya yang harus mereka benci, bukan si pelaku.. tapi kenyataannya?? menoleh padamu saja mereka tak sudi..
subhanallaah.. maafkan mereka wahai temanku yang sungguh baik.. benar katamu, penampilan tak selalu menunjukan keadaan hati sesungguhnya..
tapi.. ingatlah 1 hal.. keadaan dan sikap individu2 yang menisbatkan diri pada kebenaran, tidak menggambarkan kebenaran itu sendiri..
kebenaran adalah kebenaran, walaupun banyak orang yang mengusung benderanya berbuat salah.. kebenaran tetaplah benar..
jangan kau berkecil hati atau merasa lelah untuk memperbaiki diri wahai teman.. semua manusia itu berdosa.. tapi ada yang bertaubat dan terus melakukan perbaikan, dan ada pula yang tidak dan diam terkubur dalam dosanya.. ada pula yang sudah merasa suci sampai menganggap dirinya sudah tak punya salah lagi, sudah lupa "memanusiakan" dirinya.. sekarang kita pilih yang mana?
jangan bosan hadir di majelis ilm.. walaupun kau nampak beda..
karena dulunya pun, "kami" sama sepertimu (yup, bahkan mereka yang memberimu tatapan sinis).. lalu berproses.. menjadi lebih baik insya Allah..
with lots of love.. dedicated to miss purple :)
-tiara..
20th of December 2009
Waktu...
Seperti halilintar.. Cepat sekali menyambar..
Seperti itulah waktu berjalan..
Tak kenal ampun, tak kenal kata "berhenti"..
Siap atau tidak.. Menyiakan atau memanfaatkannya.. Waktu tetap saja bergulir.. Melindas hari kemarin.. Hingga tak mungkin dilalui lagi..
Seperti one way ticket ke negeri antah berantah.. Sekali dilalui tak kan pernah bisa kembali..
Tapi kenapa, masih saja, ku suka menyia2kannya?
Kenapa ku masih suka menunda2?
Kenapa ku masih mengisi waktu yang sedemikian berharga dengan hal-hal tak berguna?
Ah...
It's time for a change.. Insya Allaah..
Tiara
Jakarta, 3 january '10
Seperti itulah waktu berjalan..
Tak kenal ampun, tak kenal kata "berhenti"..
Siap atau tidak.. Menyiakan atau memanfaatkannya.. Waktu tetap saja bergulir.. Melindas hari kemarin.. Hingga tak mungkin dilalui lagi..
Seperti one way ticket ke negeri antah berantah.. Sekali dilalui tak kan pernah bisa kembali..
Tapi kenapa, masih saja, ku suka menyia2kannya?
Kenapa ku masih suka menunda2?
Kenapa ku masih mengisi waktu yang sedemikian berharga dengan hal-hal tak berguna?
Ah...
It's time for a change.. Insya Allaah..
Tiara
Jakarta, 3 january '10
Sunday, November 1, 2009
Jatuh...
setelah lama ku berhenti berjalan, terdiam di persimpangan..
perlahan ku mulai menjejakan kakiku lagi di jalan itu..
penuh ragu, tapi aku tetap maju..
satu..
dua langkah..
dan..... jatuh..
sakit.. tapi ku berusaha berdiri..
dan berjalan lagi..
satu..
dua..
tiga langkah..
dan...... jatuh.. (lagi!)
sakit.. berdarah.. perih sekali rasanya..
seperti luka segar tersiram air garam pekat..
ingin aku menangis, dan menyerah saja!
tapi untuk apa?
toh semua adalah ketentuan-NYA..
semua adalah ujian dari-NYA untuk ku..
sungguh tak pantas ku berkeluh kesah.. atau menyalahkan jalan yang tak mulus itu!
semoga, semua rasa sakit ini, semua luka ini, menjadi penghapus dosa-dosaku..
amiin..
jakarta, october 16th 2009..
01.36 dini hari WIB
-tiara-
perlahan ku mulai menjejakan kakiku lagi di jalan itu..
penuh ragu, tapi aku tetap maju..
satu..
dua langkah..
dan..... jatuh..
sakit.. tapi ku berusaha berdiri..
dan berjalan lagi..
satu..
dua..
tiga langkah..
dan...... jatuh.. (lagi!)
sakit.. berdarah.. perih sekali rasanya..
seperti luka segar tersiram air garam pekat..
ingin aku menangis, dan menyerah saja!
tapi untuk apa?
toh semua adalah ketentuan-NYA..
semua adalah ujian dari-NYA untuk ku..
sungguh tak pantas ku berkeluh kesah.. atau menyalahkan jalan yang tak mulus itu!
semoga, semua rasa sakit ini, semua luka ini, menjadi penghapus dosa-dosaku..
amiin..
jakarta, october 16th 2009..
01.36 dini hari WIB
-tiara-
Sunday, August 30, 2009
ahh.. sudahlah..!
Anggap saja semua tak pernah ada..
Anggap saja terbangun dari mimpi indah..
Dan sekarang, saatnya kembali berteman dengan realita..
Suram memang, tapi tetap harus dijalani bukan?
Walau harus selamanya memasang senyum palsu yang bahkan tidak lagi meyakinkan itu..
Walau harus menutup telinga rapat rapat agar tak perlu mendengar suara memekakan yang entah datang dari rongga hati yang mana..
Sungguh gelap disana..
Ku tak mampu lagi melihat ke dalamnya..
Tapi sudahlah..
Ku kan kunci rapat saja pintunya..
Tak kan ku perdulikan mereka yang pernah singgah kesana..
Karena mereka semua sungguh menyebalkan!
Tapi sudahlah...
Tak ada guna menoleh ke belakang!
Tiara..
My bedroom, 22.15
26th of August 2009
Anggap saja terbangun dari mimpi indah..
Dan sekarang, saatnya kembali berteman dengan realita..
Suram memang, tapi tetap harus dijalani bukan?
Walau harus selamanya memasang senyum palsu yang bahkan tidak lagi meyakinkan itu..
Walau harus menutup telinga rapat rapat agar tak perlu mendengar suara memekakan yang entah datang dari rongga hati yang mana..
Sungguh gelap disana..
Ku tak mampu lagi melihat ke dalamnya..
Tapi sudahlah..
Ku kan kunci rapat saja pintunya..
Tak kan ku perdulikan mereka yang pernah singgah kesana..
Karena mereka semua sungguh menyebalkan!
Tapi sudahlah...
Tak ada guna menoleh ke belakang!
Tiara..
My bedroom, 22.15
26th of August 2009
Friday, March 13, 2009
The End
I can't believe i have to walk on this familiar old path again...
where i'm forced to let go all my hopes and dreams...
when i have to face the truth that i must walk on my own...
even when i feel that i can't no longer stand without support... without a hand to hold on... i have to walk alone...
the path is so long, yet i don't know where it's heading to...
i'm lost... i'm totally lost...
*another sleepless night.. another heart breaking ending..*
My Bedroom,
3AM, 14th of March 2009
-Tiara-
where i'm forced to let go all my hopes and dreams...
when i have to face the truth that i must walk on my own...
even when i feel that i can't no longer stand without support... without a hand to hold on... i have to walk alone...
the path is so long, yet i don't know where it's heading to...
i'm lost... i'm totally lost...
*another sleepless night.. another heart breaking ending..*
My Bedroom,
3AM, 14th of March 2009
-Tiara-
Thursday, March 12, 2009
Dear My Future Husband
u are the cool breeze in a hot summer day..
u are the warmth of the sun in december..
u are the sparkles of the stars in one cloudy night..
u are my ecstasy when i'm depressed..
u are my friend when the whole world is my enemy..
u hear my silent scream..
u make me feel i'm not alone..
my man, whoever u might be..
i'll wait for u patiently insha Allah..
*puisi untuk my future husband (siapapun dia nantinya)*
my bedroom, 13th of March 2009
-Tiara-
u are the warmth of the sun in december..
u are the sparkles of the stars in one cloudy night..
u are my ecstasy when i'm depressed..
u are my friend when the whole world is my enemy..
u hear my silent scream..
u make me feel i'm not alone..
my man, whoever u might be..
i'll wait for u patiently insha Allah..
*puisi untuk my future husband (siapapun dia nantinya)*
my bedroom, 13th of March 2009
-Tiara-
I AM PALESTINE
call me a terrorist..
call me a fundamentalist..
i am Muslim first..
you may try to break my spirit, kill my people and steal my lands..
YET...
naive fool..
you make me stronger in my resolve..
i will fight with every breath of air..
sacrifice every drop of blood, to fly the flags of freedom high...
high over your heads...
my children i sacrifice..
my lands you rape and ravage Still...
naive fool...
NEVER FORGET...
I AM PALESTINE...
my spirit you will NEVER break...
a poem by Ummie Muhammad Zaakir
*this poem was posted by sis Shireen on her Facebook note, i thought it was really good so i decided to post it here..*
call me a fundamentalist..
i am Muslim first..
you may try to break my spirit, kill my people and steal my lands..
YET...
naive fool..
you make me stronger in my resolve..
i will fight with every breath of air..
sacrifice every drop of blood, to fly the flags of freedom high...
high over your heads...
my children i sacrifice..
my lands you rape and ravage Still...
naive fool...
NEVER FORGET...
I AM PALESTINE...
my spirit you will NEVER break...
a poem by Ummie Muhammad Zaakir
*this poem was posted by sis Shireen on her Facebook note, i thought it was really good so i decided to post it here..*
Lost
I thought my grey sky has turned blue..
I thought i could see my destination..
But suddenly the light went off and i couldn't see nothing but darkness..
Black sky has replaced my grey sky..
The blue flash disappeared.. Here i am..
Lost..
But i know one thing..
I don't want to be found..
*this poem is actually one of those PMS poems i wrote.. lol u know what i mean*
^_^ -Tiara-
i forgot the date, but it was written in 2008
I thought i could see my destination..
But suddenly the light went off and i couldn't see nothing but darkness..
Black sky has replaced my grey sky..
The blue flash disappeared.. Here i am..
Lost..
But i know one thing..
I don't want to be found..
*this poem is actually one of those PMS poems i wrote.. lol u know what i mean*
^_^ -Tiara-
i forgot the date, but it was written in 2008
Monday, May 19, 2008
Untitled (ada yang mau kasih ide untuk judulnya? :p)
diantara naik turun riak imanku..
diantara malam-malam penuh tangis dalam sujud dan saat ku terlelap di pembaringan tak bergeming..
diantara hati penuh syukur yg qana'ah dan hati lemah yg selalu mengeluh..
diantara detik-detik ku mendekat pada-Mu dan detik-detik ku bangun tabir dengan-Mu..
ku angkat tangan ini pada-Mu..
ya Allah.. Bila tiba waktuku nanti untuk pergi dari dunia ini..
matikan aku dlm keadaan yg baik..
dalam keimanan diatas manhaj yg haq..
dengan ridho orang-orang tercinta..
amiin.. Allahuma amiin..
Tiara,
Jakarta, 22nd of march '08
diantara malam-malam penuh tangis dalam sujud dan saat ku terlelap di pembaringan tak bergeming..
diantara hati penuh syukur yg qana'ah dan hati lemah yg selalu mengeluh..
diantara detik-detik ku mendekat pada-Mu dan detik-detik ku bangun tabir dengan-Mu..
ku angkat tangan ini pada-Mu..
ya Allah.. Bila tiba waktuku nanti untuk pergi dari dunia ini..
matikan aku dlm keadaan yg baik..
dalam keimanan diatas manhaj yg haq..
dengan ridho orang-orang tercinta..
amiin.. Allahuma amiin..
Tiara,
Jakarta, 22nd of march '08
PAGI DI FEBRUARY..
matahari pagi ini begitu menyilaukan mata..
kicauan indah burungpun terdengar seperti caci maki..
sejuknya udara terasa menusuk tulang, membekukan hati..
hijaunya padang savana di kota kecil ini ibarat sebuah hidup yg kosong, hanya terisi sebuah warna.. Stagnan..
kemana lagi ku akan pergi mewarnai hidupku? Dimana bisa aku temui sapaan hangat mentari pagi? Nyanyian indah burung-burung dan sejuk udara yang menentramkan jiwa?
jawabnya... Hanya akan ku temui.. Saat ku kembali meniti jalan menuju Tuhan-ku.. Allah azza wa jala..
Tiara,
Tolitoli, 5feb '08
kicauan indah burungpun terdengar seperti caci maki..
sejuknya udara terasa menusuk tulang, membekukan hati..
hijaunya padang savana di kota kecil ini ibarat sebuah hidup yg kosong, hanya terisi sebuah warna.. Stagnan..
kemana lagi ku akan pergi mewarnai hidupku? Dimana bisa aku temui sapaan hangat mentari pagi? Nyanyian indah burung-burung dan sejuk udara yang menentramkan jiwa?
jawabnya... Hanya akan ku temui.. Saat ku kembali meniti jalan menuju Tuhan-ku.. Allah azza wa jala..
Tiara,
Tolitoli, 5feb '08
"Jalan Panjang"
Jalan itu panjang... sekali...
Tak habis kulewati setelah 19 tahun mengayun kaki disana
Entah kapan aku akan sampai di ujungnya...
Banyak duri dan batu tajam disana, tapi...
ada juga taburan indah bunga-bunga...
Merah, kuning, pink, hmm... memang indah...!
Jalan itu..., tak berhijab dengan langit...
Kadang panas, kadang dingin...
Kadang hujan, kadang mendung...
Lapuk tulangku dibuatnya...
makin tipis pula kulitku...
Kaki ini tak beralas, apapun yang terinjak aku rasa
Perih, pedih, ngilu, berdarah...
Sakit memang, tapi aku terus berjalan
Kadang aku menangis, kadang aku tersenyum...
Bukan karena aku gila, sungguh aku tidak gila...
Aku menangis karena aku rindu pada Rabb ku...
Aku tersenyum karena, berharap aku akan berjumpa dengan-Nya
Jalan itu panjang sekali...
Banyak duri dan batu tajam disana...
Walau kaki ini tak beralas, aku tidak akan berhenti...
Karena aku tahu, di ujung jalan itu...
Aku akan bertemu dengan Tuhanku...
Say (O Muhammad) This is my way, I call to Allah with sure knowledge, I and whosoever follows me (also must invite others to Allah) with sure knowledge ( Qur'an surah Yusuf (12) :108)
Tiara, 30 June 2004 , 04.30 Subuh
Tak habis kulewati setelah 19 tahun mengayun kaki disana
Entah kapan aku akan sampai di ujungnya...
Banyak duri dan batu tajam disana, tapi...
ada juga taburan indah bunga-bunga...
Merah, kuning, pink, hmm... memang indah...!
Jalan itu..., tak berhijab dengan langit...
Kadang panas, kadang dingin...
Kadang hujan, kadang mendung...
Lapuk tulangku dibuatnya...
makin tipis pula kulitku...
Kaki ini tak beralas, apapun yang terinjak aku rasa
Perih, pedih, ngilu, berdarah...
Sakit memang, tapi aku terus berjalan
Kadang aku menangis, kadang aku tersenyum...
Bukan karena aku gila, sungguh aku tidak gila...
Aku menangis karena aku rindu pada Rabb ku...
Aku tersenyum karena, berharap aku akan berjumpa dengan-Nya
Jalan itu panjang sekali...
Banyak duri dan batu tajam disana...
Walau kaki ini tak beralas, aku tidak akan berhenti...
Karena aku tahu, di ujung jalan itu...
Aku akan bertemu dengan Tuhanku...
Say (O Muhammad) This is my way, I call to Allah with sure knowledge, I and whosoever follows me (also must invite others to Allah) with sure knowledge ( Qur'an surah Yusuf (12) :108)
Tiara, 30 June 2004 , 04.30 Subuh
"Ya Ukhti.."
“Sebuah Puisi Indah untuk para Ukhti"
Penulis : Ibnu Ahmad
Ya Ukhti…!
Majelis majelis ikhtilat…
Sumber fitnah-fitnah tersurat…
Berawal dari mata melihat…
Ke Pembaringan terus teringat…
Kemanakah lagi Sebaik-baik perhiasan dunia itu???
Yang jika Ia mengangkat tangan kepada Rabbnya,
Langit-langit tak kuasa menahan desah-desah do'anya…
Ya Ukhti…!
Janganlah kau menjadi selaksa kerikil-kerikil di jalan…
Yang bisa dilihat dan disentuh semua orang…
Yang bisa dinikmati semua orang…
Bahkan bisa di injak-injak dan dipermainkan semua orang…
Ya Ukhti…!
Percaya atau tidak
Hiasan “Malu” dalam dirimu…
Membiaskan pancaran kemuliaan tiada tara…
“Wallahu A’lam”
* * *
Puisi ini meninggalkan kesan yang sangat dalam buat saya, hmmmmmm… indah banget tausiyahnya..
Tapi saya gak kenal siapa penulisnya, beliau adalah Ibnu Ahmad (Semoga Allah menyayangi Beliau)
Belum sempat izin untuk dimuat disini, karena gak tau mau izin sama siapa (smile)
Tapi saya yakin beliau mengizinkan, karena puisi ini ditulis pun pasti bertujuan agar dibaca oleh para ukhti semua, termasuk saya!
Penulis : Ibnu Ahmad
Ya Ukhti…!
Majelis majelis ikhtilat…
Sumber fitnah-fitnah tersurat…
Berawal dari mata melihat…
Ke Pembaringan terus teringat…
Kemanakah lagi Sebaik-baik perhiasan dunia itu???
Yang jika Ia mengangkat tangan kepada Rabbnya,
Langit-langit tak kuasa menahan desah-desah do'anya…
Ya Ukhti…!
Janganlah kau menjadi selaksa kerikil-kerikil di jalan…
Yang bisa dilihat dan disentuh semua orang…
Yang bisa dinikmati semua orang…
Bahkan bisa di injak-injak dan dipermainkan semua orang…
Ya Ukhti…!
Percaya atau tidak
Hiasan “Malu” dalam dirimu…
Membiaskan pancaran kemuliaan tiada tara…
“Wallahu A’lam”
* * *
Puisi ini meninggalkan kesan yang sangat dalam buat saya, hmmmmmm… indah banget tausiyahnya..
Tapi saya gak kenal siapa penulisnya, beliau adalah Ibnu Ahmad (Semoga Allah menyayangi Beliau)
Belum sempat izin untuk dimuat disini, karena gak tau mau izin sama siapa (smile)
Tapi saya yakin beliau mengizinkan, karena puisi ini ditulis pun pasti bertujuan agar dibaca oleh para ukhti semua, termasuk saya!
Subscribe to:
Posts (Atom)